<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Problematika Kawin Berulang pada Sapi</title>
	<atom:link href="http://jogjavet.wordpress.com/2007/12/21/problematika-kawin-berulang-pada-sapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jogjavet.wordpress.com/2007/12/21/problematika-kawin-berulang-pada-sapi/</link>
	<description>Lembaga Swadaya Masyarakat berbasis Peternakan dan Kesehatan Hewan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Sep 2009 12:50:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Prawatasari</title>
		<link>http://jogjavet.wordpress.com/2007/12/21/problematika-kawin-berulang-pada-sapi/#comment-200</link>
		<dc:creator>Prawatasari</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2009 21:28:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jogjavet.wordpress.com/2007/12/21/problematika-kawin-berulang-pada-sapi/#comment-200</guid>
		<description>SAYA MEMBUTUHKAN PERALATAN IB BERAPA YA KIRA-KIRA YANG SEDERHANA DAN KECIL SAJA, TOLONG SMS KE 081563368549</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SAYA MEMBUTUHKAN PERALATAN IB BERAPA YA KIRA-KIRA YANG SEDERHANA DAN KECIL SAJA, TOLONG SMS KE 081563368549</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wasesa</title>
		<link>http://jogjavet.wordpress.com/2007/12/21/problematika-kawin-berulang-pada-sapi/#comment-163</link>
		<dc:creator>wasesa</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 17:30:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jogjavet.wordpress.com/2007/12/21/problematika-kawin-berulang-pada-sapi/#comment-163</guid>
		<description>Membaca tulisan anda saya tertarik sebagai wawasan. saya sebagai inseminator Sapi &amp; kambing sudah hampir 24 tahun di Kab. Probolinggo. persolannya adalah saya sering tidak berhasil jika melakukan IB pada sapi yang setelah di IB dapat tiga hari keluar darah dari VULVA. Saya sering tanya pada Pakar dari UNAER maupun UNBRA, tapi jawaban beliau beliau tidak memuaskan. tirms</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Membaca tulisan anda saya tertarik sebagai wawasan. saya sebagai inseminator Sapi &amp; kambing sudah hampir 24 tahun di Kab. Probolinggo. persolannya adalah saya sering tidak berhasil jika melakukan IB pada sapi yang setelah di IB dapat tiga hari keluar darah dari VULVA. Saya sering tanya pada Pakar dari UNAER maupun UNBRA, tapi jawaban beliau beliau tidak memuaskan. tirms</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: drh. painem</title>
		<link>http://jogjavet.wordpress.com/2007/12/21/problematika-kawin-berulang-pada-sapi/#comment-123</link>
		<dc:creator>drh. painem</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 08:55:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jogjavet.wordpress.com/2007/12/21/problematika-kawin-berulang-pada-sapi/#comment-123</guid>
		<description>untuk sapi dan hewan besar lain belum ada. untuk hewan kecil seperti anjing dah ada kayak sensitifnya manusia cuma ada kelemahan yaitu positif palsunya tinggi artinya kadar estrogen yang terdeteksi bisa bukan karena kehamilan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk sapi dan hewan besar lain belum ada. untuk hewan kecil seperti anjing dah ada kayak sensitifnya manusia cuma ada kelemahan yaitu positif palsunya tinggi artinya kadar estrogen yang terdeteksi bisa bukan karena kehamilan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wawunx</title>
		<link>http://jogjavet.wordpress.com/2007/12/21/problematika-kawin-berulang-pada-sapi/#comment-109</link>
		<dc:creator>wawunx</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 13:45:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jogjavet.wordpress.com/2007/12/21/problematika-kawin-berulang-pada-sapi/#comment-109</guid>
		<description>untuk diagnosa kebuntingan pada sapi biasanya dilakukan dengan palpasi perektal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk diagnosa kebuntingan pada sapi biasanya dilakukan dengan palpasi perektal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ramelan</title>
		<link>http://jogjavet.wordpress.com/2007/12/21/problematika-kawin-berulang-pada-sapi/#comment-82</link>
		<dc:creator>Ramelan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 02:56:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jogjavet.wordpress.com/2007/12/21/problematika-kawin-berulang-pada-sapi/#comment-82</guid>
		<description>Pertanyaan saya hampir sama dengan mas Hendriana Noer, apakah ada alat tes kebuntingan sapi seperti alat tes kehamilan manusia ? Kalau ada, dimana bisa dibeli ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan saya hampir sama dengan mas Hendriana Noer, apakah ada alat tes kebuntingan sapi seperti alat tes kehamilan manusia ? Kalau ada, dimana bisa dibeli ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
