Retensi plasenta

Retensi plasenta adalah kejadian patologi dimana selaput fetus tidak keluar dari alat kelamin induknya dalam waktu 1–12 jam setelah kelahiran anaknya (Hardjopranjoto,1995).

Etiologi
Pada dasarnya retensi sekundinae atau retensi plasenta adalah kegagalan pelepasan villi kotiledon foetal dari kripta karankula maternal. Pada sapi, retensi plasenta dapat disebabkan beberapa faktor yaitu: (1) Gangguan mekanis (hanya 0,3% kasusnya), [...]

Deteksi Estrus

Menurut Arthur (1975) siklus estrus terdiri dari empat fase yaitu : proestrus, estrus, metestrus dan diestrus. Siklus estrus tersebut dapat kita ketahui dengan melakukan pemeriksaan ovarium secara perektal. Jika kita sudah mengetahui siklus estrus maka kita akan mudah menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan IB. Berikut ini ciri- ciri deteksi estrus dari masing-masing siklus [...]

Pemeriksaan Kebuntingan

Suatu pemeriksaan kebuntingan secara tepat dan dini sangat penting bagi program pemulia-biakan ternak. Kesanggupan untuk menentukan kebuntingan secara tepat dan dini perlu dimiliki oleh setiap dokter hewan lapangan atau petugas pemeriksa kebuntingan. Palpasi perektal terhadap uterus, ovarium dan pembuluh darah uterus adalah cara diagnosa kebuntingan yang paling praktis dan akurat pada sapi. Pada pemeriksaan [...]

SAPI TIDAK BUNTING MESKI SUDAH DI INSEMINASI BUATAN (IB)

Sapi tidak bunting meski sudah di IB dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu :

Peternak dan Operator IB

Kualitas Semen

Hewan Betina

1. Peternak dan Operator IB
Keberhasilan inseminasi buatan sangat ditentukan oleh kemampuan dari peternak dalam hal deteksi estrus, sebab dengan deteksi estrus yang tepat dapat membantu operator IB dalam menentukan waktu yang tepat dalam melakukan inseminasi buatan. Ada [...]

Aeromonas sp.

Aeromonas untuk genus Aeromonas sedang dalam transisi. Genus telah ditempatkan pada famili baru “ Aeromonadaceae” dari famili Vibrinaceae. Pertama kali empat spesies Aeromonas telah dikenali : A hydrophila, A salmonicida, A sobria dan A caviae. Berdasarkan kelompok hibridisasi DNA, lebih banyak lagi genospesies telah dikenali. Aeromonas adalah bakteri yang motil dengan panjang 1-4 m. Morfologi [...]