Posted on March 18, 2008 by jogjavet
Retensi plasenta adalah kejadian patologi dimana selaput fetus tidak keluar dari alat kelamin induknya dalam waktu 1–12 jam setelah kelahiran anaknya (Hardjopranjoto,1995).
Etiologi
Pada dasarnya retensi sekundinae atau retensi plasenta adalah kegagalan pelepasan villi kotiledon foetal dari kripta karankula maternal. Pada sapi, retensi plasenta dapat disebabkan beberapa faktor yaitu: (1) Gangguan mekanis (hanya 0,3% kasusnya), [...]
Filed under: Artikel, Ilmiah | Tagged: pasca kelahiran, plasenta tidak keluar, Retensi plasenta | No Comments »
Posted on March 18, 2008 by jogjavet
Menurut Arthur (1975) siklus estrus terdiri dari empat fase yaitu : proestrus, estrus, metestrus dan diestrus. Siklus estrus tersebut dapat kita ketahui dengan melakukan pemeriksaan ovarium secara perektal. Jika kita sudah mengetahui siklus estrus maka kita akan mudah menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan IB. Berikut ini ciri- ciri deteksi estrus dari masing-masing siklus [...]
Filed under: Artikel, Ilmiah | Tagged: birahi, birahi sapi, Deteksi estrus, estrus | 1 Comment »
Posted on March 18, 2008 by jogjavet
Suatu pemeriksaan kebuntingan secara tepat dan dini sangat penting bagi program pemulia-biakan ternak. Kesanggupan untuk menentukan kebuntingan secara tepat dan dini perlu dimiliki oleh setiap dokter hewan lapangan atau petugas pemeriksa kebuntingan. Palpasi perektal terhadap uterus, ovarium dan pembuluh darah uterus adalah cara diagnosa kebuntingan yang paling praktis dan akurat pada sapi. Pada pemeriksaan [...]
Filed under: Artikel, Ilmiah | Tagged: Pemeriksaan Kebuntingan, PKB | 3 Comments »
Posted on March 18, 2008 by jogjavet
Sapi tidak bunting meski sudah di IB dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu :
Peternak dan Operator IB
Kualitas Semen
Hewan Betina
1. Peternak dan Operator IB
Keberhasilan inseminasi buatan sangat ditentukan oleh kemampuan dari peternak dalam hal deteksi estrus, sebab dengan deteksi estrus yang tepat dapat membantu operator IB dalam menentukan waktu yang tepat dalam melakukan inseminasi buatan. Ada [...]
Filed under: Aplikatif, Artikel, Ilmiah | Tagged: IB, Kawin suntik, Sapi, sapi bunting | No Comments »
Posted on March 18, 2008 by jogjavet
Aeromonas untuk genus Aeromonas sedang dalam transisi. Genus telah ditempatkan pada famili baru “ Aeromonadaceae” dari famili Vibrinaceae. Pertama kali empat spesies Aeromonas telah dikenali : A hydrophila, A salmonicida, A sobria dan A caviae. Berdasarkan kelompok hibridisasi DNA, lebih banyak lagi genospesies telah dikenali. Aeromonas adalah bakteri yang motil dengan panjang 1-4 m. Morfologi [...]
Filed under: Artikel, Ilmiah | Tagged: Aeromonas sp., ikan, penyakit ikan | No Comments »