Aeromonas sp.

Aeromonas untuk genus Aeromonas sedang dalam transisi. Genus telah ditempatkan pada famili baru “ Aeromonadaceae” dari famili Vibrinaceae. Pertama kali empat spesies Aeromonas telah dikenali : A hydrophila, A salmonicida, A sobria dan A caviae. Berdasarkan kelompok hibridisasi DNA, lebih banyak lagi genospesies telah dikenali. Aeromonas adalah bakteri yang motil dengan panjang 1-4 m. Morfologi koloninya sama dengan batang enterik gram negatif, dan mereka menghasilkan hemolisis yang berzona besar pada agar darah. Spesies Aeromonas yang dikulturkan dari specimen tinja tumbuh dengan mudah pada media yang berbeda, yang biasa digunakan untuk kultur batang enterik gram negatif dan mirip bakteri enterik. Spesies Aeromonas berbeda dari bakteri enterik gram negatif dilihat dari adanya reaksi oksidase positifnya pada pertumbuhan yang didapat dari cawan agar darah. Spesies Aeromonas berbeda dari Vibrio dilihat dari munculnya resistensi terhadap campuran O/129 dan sulitnya pertumbuhan pada media yang mengandung 6% NaCl. Ciri khas Aeromonas menghasilkan hemolisin, beberapa galur menghasilkan enterotoksin, sitotoksin dan kemampuannya untuk masuk sel dalam kultur jaringan telah diketahui ( Brooks, dkk, 2001)

Aeromonas hydrophila merupakan agensia penyebab hemoragik septicemia pada beragam spesies ikan air tawar. Pada dasarnya A hydrophila merupakan oportunis karena penyakit yang disebabkannya mewabah pada ikan- ikan yangmengalami stress atau pada pemeliharaan dengan padat tebaran tinggi. Tanda- tanda klinis A hydrophila bervariasi tetapi umumnya ditujukan adanya hemoragik pada kulit, insang, rongga mulut dan borok pada kulit. Sering pula tanda- tanda klinis ditujukan dengan terjadinya eksopthalmia, asites maupun pembengkakan limfa dan ginjal. Umumnya penyebaran terjadi secara horizontal lewat kontak langsung dengan air atau hati yang sakit ( Irianto, 2005). A hydrophila merupakan bakteri yang tidak terlalu aktif yang dapat diisolasi dari ginjal atau darah ikan yang terinfeksi pada media biasa. Koloninya berwarna putih sampai kekuning-kuningan, koloninya terbentuk setelah 24 jam pada suhu 22-28ºC. A hydrophila kemungkinan merupakan bakteri yang paling sering menyebabkan kejadian panyakit pada ikan lingkungan kolam dan ikan air tawar liar ( Roberts, 1989).

Aeromonas memiliki 2 strain yakni tipical dan atypical. Strain tipical akan menghasilkan pigmen coklat difus pada media padat yang mengandung tryptone, misalnya Agar Trypticase Soya (TSA). Adapun strain atypical tidak menghasilkan pigmen.

Secara umum A salmonicida merupakan bakteri penyebab utama penyakit infeksi pada ikan-ikan salmonid dengan penyakit yang dikenal dengan furunkulosis, tapi sejumlah laporan juga menunjukkan insiden infeksi pada ikan- ikan non-almonid air. Dalam hal strain atypical, sejumlah laporan menyebabkan insiden infeksi pada ikan- ikan Cyprinid misalnya ikan mas hias dan ikan mas ( Irianto, 2005).

A salmonicida adalah bakteri obligat pathogen pada ikan yang dapat diisolasi dari ikan yang sakit atau ikan sehat yang carier. Bakteri ini dapat hidup beberapa minggu di luar hospes, tergantung salinitas, pH, temperature dan defritus level air ( Roberts, 1989).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: